
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) merasa bahagia Sovereign Wealth Fund (SWF) milik Indonesia, Indonesia Investment Authority (INA) mulai menjalin kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang konstruksi. Perjanjian induk ini akan melanggengkan pembiayaan yang kerap menjadi kendala dalam pembangunan infrastruktur.
Asal tahu saja, pembangunan jalan tol yang hanya 708 kilometer selama 40 tahun juga terkendala biaya dan minimnya skema pendanaan kreatif.
Jokowi "Happy" INA dan 2 BUMN Teken Kerja Sama, Harap RI Segera "Banjir" Investor
Harap Indonesia "banjir" investor
Investasi INA bakal diarahkan untuk proyek strategis. Jokowi yakin, hal tersebut akan memberikan efek kepercayaan (trust) dari investor domestik juga dari internasional. Pembiayaan selektif mencerminkan tata cara pengelolaan keuangan yang baik. Dengan demikian, investasi akan membanjiri Indonesia baik dari dalam negeri juga dari luar negeri. "Ini lah saya kira skema model pembiayaan yang akan kita terus kembangkan. Dan kepercayaan itu akan muncul setelah telur ini pecah. Insya Allah akan semakin besar investor yang masuk ke Indonesia lewat INA, bukan hanya jalan tol tetapi untuk proyek besar," tandas Jokowi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Aktifkan Notifikasimu
Aktifkan
Blogspot Auto Post Indonesia => https://malasnulis.my.id
Cara Menulis Artikel Otomatis di Blogger
Comments
Post a Comment